Menteri Keuangan Sri Mulyani Memangkas Jabatan Struktural. Presiden Jokowi menginginkan agar jabatan struktural eselon dapat diubah menjadi jabatan fungsional (jafung) yang berbasis kinerja demi efisiensi dan percepatan pembangunan. Sri Mulyani menjelaskan sebagai pengelola keuangan negara, Kemenkeu seharusnya memang lebih banyak memiliki jabatan fungsional ketimbang struktural.
Di lingkungan ASN, jabatan struktural seperti eselon selama ini dianggap lebih prestisius dibandingkan jabatan fungsional.
Sebut saja tugas struktural seperti satuan kerja dan unit pelayanan yang paling mungkin untuk dipertahankan.
Tjahjo Kumolo menjelaskan, jabatan struktural umumnya menjadi incaran bagi para birokrat, karena dianggap memiliki kewenangan yang kuat. Tidak dihilangkannya jabatan eselon III dan IV secara menyeluruh di lingkungan Kemenkeu, menurut Sri Mulyani, sudah sejalan dengan arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Menkeu tetap melantik eselon III dan IV meskipun di hari sebelumnya Presiden Joko Widodo menyatakan akan memangkas dua jabatan tersebut dan akan menggantinya dengan.






Komentar
Posting Komentar