Tous Les Jours Meminta Maaf Setelah Toko Diduga Menolak Untuk Menulis Ucapan Selamat Natal

Tous Les Jours Meminta Maaf Setelah Toko Diduga Menolak Untuk Menulis Ucapan Selamat Natal. Setelah larangan ucapan natal di cake Tous les Jour. Dimana dalam klarifikasi tersebut Toko kue TOUS les JOURS menyatakan bahwa larangan tersebut bukan merupakan aturan resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan, mereka mengklaim menjunjung tinggi toleransi beragama dalam menjalankan usaha.

Tous Les Jours Meminta Maaf Setelah Toko Diduga Menolak ...
Tous Les Jours Meminta Maaf Setelah Toko Diduga Menolak ... (Duane Davis)
Sebab katanya, setelah korban pamit pergi ke Bogor, pelapor menerima SMS ancaman berupa permintaan uang tebusan untuk pembebasan korban. Contohnya adalah memberi ucapan selamat atas hari raya dan puasa mereka, seperti mengatakan, 'Ied mubarak atasmu,' atau dengan ucapan, 'Selamat hari. Untuk itu, TOUS les JOURS meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi. "Adapun memberi ucapan selamat pada syiar-syiar kekufuran orang-orang kafir (seperti mengucapkan selamat Natal, -pent.) adalah sesuatu yang diharamkan berdasarkan ijmak (kesepakatan) ulama.

Kecuali orang yang diucapkan merasa terganggu atau tidak menerima, ya sudah sepantasnya tidak perlu diucapkan.

Pasalnya toko tersebut melarang untuk membuat kue dengan ucapan Selamat Hari Natal, Imlek, Hallowen, hingga Valentine.

Tous Les Jours Meminta Maaf Setelah Toko Diduga Menolak ...

Tous Les Jours Meminta Maaf Setelah Toko Diduga Menolak ...

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim secara resmi bahkan telah menggulirkan larangan tersebut, kecuali bagi Ma'ruf Amien. Tous Les Jours Meminta Maaf Setelah Toko Diduga Menolak untuk Menulis Ucapan Selamat Natal. Di tempat terpisah, dengan dalih mengejar cap halal, toko roti Tous Les Jours di mal Pacific Place, Jakarta pun melarang untuk membuat kue dengan ucapan selamat hari Natal, Imlek, Hallowen, dan Valentine.

Komentar